Home » » Kilas Balik Tentang Obat -Obatan Tradisional

Kilas Balik Tentang Obat -Obatan Tradisional

Kilas Balik Tentang Obat-Obatan Tradisional,Pada tahun 1964 di Universitas Gajah Mada Yogyakarta pernah diadakan seminar tentang obat tradisional.Seminar ini kemudian dilanjutkan dengan pekan Export tanaman Obat Tradisional yang diselenggarakan di Balai Wartawan Solo.Itu terjadi pada tanggal 3 November 1978,wah sama dengan tahun lahir saya sob.Lanjut..!!sejak itu perhatian masyarakat terhadap obat-obatan tradisional semakin terpusat.
Masyarakat semakin menyadari ,bahwa obat-obatan tradisional tidak kalah khasiatnya dibandingkan dengan obat-obatan paten yang mengandung unsur kimia.


window

Perhatian masyaraka terhadap berbagai ramuan dan jamu mulai meningkat pemakaiannya.Apakah itu jamu dalam kemasan modern maupun jamu gendong dalam kemasan sederhana.Berbagai resep obat-obat kuno atau tradisional pusaka nenek moyang kita pun mulai semakin digali.Dan inilah di antara sekian resep-resep obat-obat kuno yang menjadi kekayaan bangsa kita,Namun bangsa asingpun menyadari betapa obat tradisional kita tak kalah keampuhannya dengan obat-obatan paten keluaran pabrik mereka.

Maka dari itu kita sebagai anak bangsa yang kaya akan hasil bumi harus bangga untuk melestarikan peninggalan nenek moyang kita,dengan cara kita menghijaukan halaman ataupun tempat-tempat yang bisa kita tanami dengan pohon yang bermanfaat untuk kesehatan.seperti kunir,jahe,kemangi,pepaya,pisang dan masih banyak yang lainnya.

Nah sob itulah kilas balik tentang obat-obat kuno yang ternyata bukan hanya orang-orang awam atau orang yang tergolong tidak mampu saja yang memperaktekannya ternyata oh ternyata sob,orang asing juga mengakui akan kehebatan ramuan obat-obat kuno tersebut.Tulisan ini sebagian saya sadur dari " CV.BINTANG TIMUR " Surabaya sebagai nara sumber artikel saya,dan saya reprensikan untuk sobat untuk menambah wawasan.


35 komentar:

  1. Karena dari bahan yang alami,tanpa campuran kimia+murah jadi layak di jadikan pilihan utama sob

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sob,cara tradisional ini selain mudah gampang cari ramuannya juga.

      Hapus
  2. Obat tradisional emang, top car deh, hehe

    BalasHapus
  3. wah ternyata ceritanya begitu ya sob, makasih infonya, jadi nambah wawasan disini

    BalasHapus
  4. yups..meskipun reaksi obat trdisional lebih lama,tp efeknya juga tahan lama..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya betul tuh sob,biar lambat tapi selamat begitu sob.terima kasih.

      Hapus
  5. bisa menjadi pilihan alternatif..untuk usaha pengobatan ya mas
    thx tas sharenya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah begitulah mas,cuman saya nggak sih.

      Hapus
  6. saya lebih suka pakai obat tradisional sob.. :D

    BalasHapus
  7. Saya juga kang.. suka dengan yang tradisional

    BalasHapus
  8. Obat tradisional memang masih banyak di minati oleh masarakat negri ini sobat

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sob.memang sebelum adanya obat medic mungkin pakai cara tradisional ini mas.

      Hapus
  9. Kang artikel nya ga di share ke G+ Ya padahal artikel nya bagus2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya belum tahu caranya bagaimana,mau dipelajari dulu sob.

      Hapus
  10. terkadang orang zaman sekarang memandang rendah obat tradisional padahal menurut saya lebih mantep :)

    BalasHapus
  11. ooo..baru tau yeuh sayah..jadi kemunculan sido muncul juga berawal dari seminar 1964 UGM itu sugan mah yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh bukan kalau sido muncul berdirinya sebelum seminar,SidoMuncul bermula dari sebuah industri rumah tangga pada tahun 1940 han,dan dikelola oleh Ibu Rahkmat Sulistio di Yogyakarta,beliau dibantu oleh tiga orang karyawan,nah setelah melihat perkembangannya barulah didirikan seminar itu.begithu kang.maaf kalau salah.

      Hapus
    2. nah kan pancingan saya soal sejarah sido muncul nyambung kan....hehehe
      skala rumahan yang kini sudah mendunia, sugan we usaha dagang hui nu sayah ge' tiasa siga kitu..kleak...aaaamiiin :rolled:

      Hapus
    3. mudah-mudahn kang,.saat ini juga ubi cilembu sih sudah go international,tapi belum mendunia...didoaakeun kang.aamiiin.

      Hapus
  12. obat tradisional yang konsisten yang kita inginkan bersama, jauh dari ramuan kimia. sekarang yang kita liat, jamu aja banyak yang instan dan sangat chemis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kang,Mudah-mudahan saja para penjual jamu pada jujur ya... ^o^

      Hapus
  13. .. pepaya juga dapat dijadikan jamu ya?!? baru tau aq ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sob,belum dibuat juga pepaya dan sebagainya sebetulnya sudah menjadi obat untuk kita,coba sobat lihat didalam kesehatan.dikonsumsi sehari-hari juga lebih baik sob.biji nya juga itu bisa dibuat obat...

      Hapus
  14. wah kebetulan saya tinggal di desa sobat, jadi lingkungan di tempat saya tinggal cukup hijau dan asyik banget kalau siang sob, angin semilir dan rindangnya pepohonan hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah bagus itu sob,memang didesa iklimnya mendukung untuk tanaman,.

      Hapus
  15. selamat sore genk trmksih banyak sebelumnya banya sekali ilmu pengobatan dari sini trmksih'y

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mas,terima kasih support dan dukungannya.

      Hapus
  16. Salam sehat Kang Bro,,,,,setuju obat tradisional memang bagus,alami tanpa efek samping,,Lanjutkan Bro,,,,

    BalasHapus

Sempatkan Waktu Untuk Berkomentar
Komentar anda salah satu penunjang keberlangsungan blog ini.
WARNING!!!! jangan meninggalkan link hidup/Spam,Atau sejenisnya.
Terima kasih atas supportnya.

Random post

Entri Populer

Archive